cara menambal keramik pecah

Cara menambal keramik yang pecah ? kamu ingin tahu gimana sih caranya menambal keramik pecah sendiri tanpa bantuan tukang ? cara ini dapat kamu coba sendiri tanpa kawatir akan memperburuk keadaan. Pada dasarnya lantai merupakan bagian dari struktur bangunan yang rentan terhadap kerusakan, entah itu karena hentakan, retak maupun pergeseran tanah alami.

Pada umumnya keretakan keramik lantai disebabkan karena tidak meratanya permukaan keramik, sedangkan material keramik sangatlah keras. Ketika bagian yang berongga terkena tekanan maka keramik yang tidak merata akan mengalami retak bahkan pecah terbelah. Lantai keramik yang pecah akan sangat mengganggu pemandangan bahkan aktifitas yang ada disekitarnya. Selain itu keramik pecah juga dapat melukai siapapun yang menginjaknya, hal tersebut harus segera diatasi sebelum membahayakan penghuni rumah.

Untungnya, menambal keramik retak tidaklah sulit dan dapat dilakukan sendiri dengan beberapa langkah sederhana. Berikut adalah panduan tentang cara menambal keramik retak dengan mudah:

Langkah Menambal Keramik Pecah

Berikut ini beberapa langkah untuk menambal atau memperbaiki keramik retak :

Langkah 1 : Persiapan Bahan dan Peralatan

Sebelum memulai proses menambal keramik retak, kamu harus mempersiapkan bahan dan peralatan yang diperlukan. Berikut beberapa daftar bahan dan peralatan yang perlu kamu siapkan.

  1. Epoxy resin atau perekat keramik
  2. Katalis epoxy
  3. Kertas amplas halus
  4. Lap bersih
  5. Gunting
  6. Kuas Kecil

Kamu harus memastikan membeli epoxy resin yang cocok dengan warna dan tekstur keramik yang akan kamu perbaiki. Selain itu, pastikan juga area kerja bersih dan bebas dari kotoran agar proses penambalan berjalan dengan baik.

Langkah 2 :  Membersihkan Keramik Retak

Sebelum memulai memperbaiki, pastikan kamu membersihkan dulu keramik yang retak menggunakan lap bersih untuk menghilangkan debu atau kotoran yang menempel. Jika perlu kamu lap dengan sedikit air jika noda sulit untuk dibersihan dengan lap kering. Setelah itu, gunakan kertas amplas untuk menghaluskan tepi retakan. Hal ini dapat membantu perekat menempel dengan baik pada keramik. Pada proses penghalusan tepi retakan, jangan terlalu mengikis begitu dalam agar tidak merusak struktur keramik. Gosok dan haluskan tepi keramik yang terlihat memiliki ketajaman yang tidak beraturan.

Baca Juga : Rekomendai Motif Keramik Rumah Minimalis

Langkah 3 : Menyiapkan Epoxy Resin

Langkah berikutnya setelah dihamplas, campurkan epoxy resin dengan katalis epoxy sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan. Kamu dapat mencampurkan bahan epoxy resin dengan satu bagian katalis epoxy diadukan secara merata. Dalam mengaduk kamu harus pastikan dengan benar-benar kedua bahan merata menyeluruh. Selanjutnya pastikan mengikuti instruksi penggunaan terlampir pada kemasan epoxy resin yang kamu gunakan.

Langkah 4 : Mengisi Retakan dengan Epoxy Resin

Gunakan kuas kecil untuk mengoleskan epoxy resin pada retakan keramik secara merata dan menyeluruh. Pastikan kamu mengisi retakan hingga penuh dengan epoxy resin. Kamu bisa menggunakan ujung kuas atau alat lain yang sesuai untuk mengaplikasikan resin secara presisi ke dalam retakan yang lebih kecil. Setelah mengisi retakan, ratakan permukaan epoxy resin dengan hati-hati agar tidak ada bagian yang menonjol atau tidak rata.

Langkah 5 : Pembersihan dan Penyelesaian

Langkah selanjutnya, setelah mengisi retakan dengan epoxy resin secara merata, tunggu beberapa saat agar epoxy mengering sesuai dengan instruksi yang tertera pada kemasan. Kemuudian, gunakan kertas amplas halus untuk menghaluskan permukaan epoxy yang sudah kering dengan merata. Hal ini akan membantu mencocokkan permukaan yang diperbaiki dengan permukaan keramik yang ada. Setelah itu, lapisi area yang diperbaiki dengan lapisan pelindung seperti lapisan transparan atau lapisan perekat khusus untuk keramik. Lapisan pelindung ini akan memberikan kekuatan tambahan dan melindungi area yang diperbaiki dari kerusakan lebih lanjut.

Langkah 6 : Pengecekan dan Perawatan

Setelah menambal keramik retak, biarkan epoxy resin mengering sepenuhnya sesuai dengan waktu yang disarankan pada kemasan. Setelah itu, periksa kembali area yang diperbaiki untuk memastikan bahwa retakan telah tertutup dengan baik dan permukaan keramik terlihat rapi. Selanjutnya, hindari penggunaan berat pada area yang diperbaiki dalam beberapa hari setelah penambalan untuk memastikan epoxy resin benar-benar mengering dan mengeras.

Kesimpulan :

Bagaimana menurut kamu mudah bukan ? kita hanya perlu bahan dan peralatan saja dan lihat intruksi diatas sudah sangat jelas bukan ? dengan langkah-langkah yang tepat, Kamu dapat memperbaiki keramik retak dan mengembalikan keindahannya. Ingatlah point penting ini : mempersiapkan bahan dan peralatan yang diperlukan, menghaluskan keramik retak, mengisi retakan dengan epoxy resin, dan melindungi area yang diperbaiki. Dengan melakukan proses ini dengan hati-hati dan mengikuti instruksi yang tepat, keramik Kamu akan terlihat seperti baru lagi.

Deden Juliandi

I'm a SEO Enthusiast

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *