mcb listrik

MCB Listrik, Listrik merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari kita. Dari lampu hingga peralatan elektronik yang kita gunakan setiap hari, keandalan dan keselamatan sistem listrik sangat penting. Bagaimanapun, sifat listrik yang kompleks dan potensi bahaya yang melekat membuat perlu adanya perlindungan yang tepat.

Dalam rangka memastikan keselamatan dan melindungi peralatan elektronik dari kerusakan yang disebabkan oleh gangguan arus listrik, perlu adanya komponen perlindungan yang efektif. Salah satu komponen penting dalam sistem perlindungan listrik adalah Miniature Circuit Breaker (MCB).

Pengertian MCB Listrik

Miniature Circuit Breaker, adalah komponen elektronik yang digunakan dalam sistem perlindungan listrik yang digunakan untuk melindungi sirkuit dari arus berlebih yang dapat menyebabkan kerusakan atau bahaya kebakaran. Sebagai bagian dari panel distribusi atau kotak sirkuit, MCB berperan sebagai saklar otomatis yang akan memutus aliran secara instan jika terjadi gangguan arus yang tidak normal.

MCB dirancang dalam ukuran yang kecil dan kompak, sehingga mudah diintegrasikan dalam instalasi listrik. Mereka tersedia dalam berbagai kapasitas arus yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sirkuit yang dilindungi. Memasang MCB dirumah sangatlah penting untuk penanganan awal penyebab kebakaran rumah karena konsleting listrik.

Peran dan Fungsi MCB

MCB memiliki beberapa penting dalam sistem listrik. kamu pasti sudah mengetahui fungsi utama MCB yaitu sebagai pemutus tenaga listrik dengan cara memutuskan suatu rangkaian apabila ada arus yang mengalir dalam rangkaian atau beban listrik yang melebihi kemampuan. Selain itu berikut fungsi umum lainnya.

Menghindari Terjadinya Listrik Berlebihan

Kondisi tegangan berlebih atau overload dapat terjadi karena penggunaan listrik melebihi kapasitas daya yang telah ditentukan. Jika terjadi overload, MCB dapat memutusarus listrik secara otomatis. Komponen bimetal yang ada dalam MCB  berperan dalam mengawasi arus listrik. Overload dapat menyebabkan komponen listrik terbakar dan inilah biasanya penyebab utama kebakaran rumah.

Memastikan Keselamatan Pengguna

Salah satu fungsi utama MCB adalah melindungi penghuni bangunan dari risiko kebakaran atau cedera yang disebabkan oleh gangguan listrik. Dengan memutus aliran listrik secara cepat saat terjadinya gangguan dapat membantu menjaga keamanan dan keselamatan penggunaan listrik di lingkungan rumah atau bangunan.

Mencegah Korsleting dan Lonjakan Tegangan

MCB juga berperan dalam mencegah korsleting, yaitu hubungan langsung antara konduktor yang berbeda atau arus yang mengalir di luar jalur yang diinginkan. Selain itu, MCB juga mampu merespons secara cepat terhadap lonjakan tegangan yang tidak normal dan memutus aliran listrik untuk melindungi sirkuit.

Perbedaan antara MCB dengan komponen perlindungan listrik lainnya :

Dalam sistem perlindungan listrik, MCB memiliki beberapa perbedaan dengan komponen perlindungan lainnya, seperti fuse. Beberapa perbedaan utama antara MCB dan fuse adalah:

  1. Pemulihan: MCB dapat dipulihkan secara manual setelah terjadi gangguan arus, sedangkan fuse harus diganti sepenuhnya setelah terpicu. Ini membuat MCB lebih praktis dan ekonomis dalam jangka panjang.
  2. Kecepatan respons: MCB merespons gangguan arus secara cepat, biasanya dalam hitungan milidetik, sementara fuse membutuhkan waktu lebih lama untuk melepaskan aliran listrik saat terjadi gangguan.
  3. Akurasi perlindungan: MCB memiliki karakteristik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sirkuit yang dilindungi. Mereka dapat diatur sesuai dengan nilai arus yang tepat, sementara fuse memiliki karakteristik.

Komponen Pada MCB

MCB terdiri dari beberapa komponen penting yang bekerja bersama untuk melindungi sirkuit listrik. Berikut adalah bagian-bagian utama dan fungsinya:

  • Casing: merupakan bagian luar yang melindungi komponen internal MCB dari kerusakan fisik dan lingkungan eksternal. Casing ini biasanya terbuat dari bahan tahan api dan isolatif untuk mencegah terjadinya kebakaran dan mengurangi risiko kejutan listrik.

  • Terminal Input dan Output:  digunakan untuk menghubungkan MCB dengan sumber listrik dan sirkuit yang dilindungi. Terminal input menerima aliran listrik dari sumber, sedangkan terminal output mengarahkan aliran listrik ke sirkuit.
  • Pegas Pemutus (Arc Chute): Arc chute adalah komponen yang dirancang khusus untuk memadamkan busur listrik yang terjadi saat MCB memutus aliran listrik. Busur listrik dapat timbul ketika kontak terpisah dan dapat menyebabkan kerusakan atau kebakaran. Arc chute membantu memadamkan busur listrik dengan memecah dan memanaskan udara sekitarnya, sehingga memadamkan busur lebih cepat dan mengurangi risiko bahaya.
  • Mekanisme Pemicu: MCB dilengkapi dengan dua mekanisme pemicu yang berbeda untuk mendeteksi dan merespons gangguan arus yang tidak normal.
    • Pemicu Termal (Thermal Trip): Mekanisme pemicu termal menggunakan bimetal strip yang akan melengkung ketika arus listrik melebihi ambang batas tertentu. Pemicu termal ini akan memutus aliran listrik jika terjadi overload atau arus berlebih dalam waktu yang lama. Ini melindungi sirkuit dari kerusakan panas yang disebabkan oleh arus berlebih.
    • Pemicu Magnetik (Magnetic Trip): Mekanisme pemicu magnetik menggunakan elektromagnetik coil yang merespons lonjakan arus yang tinggi dalam waktu yang sangat singkat. Pemicu magnetik ini akan memutus aliran listrik jika terjadi gangguan seperti korsleting atau lonjakan tegangan yang dapat menyebabkan bahaya kebakaran.

Cara Kerja MCB

Cara Kerja MCB Listrik ketika menghadapi gangguan arus listrik yaitu dengan menggunakan prinsip bimetal yang dapat melindungi dari arus pendek maupun berlebih. Ketika terjadi arus berlebih, strip bimetal mulai lalu menekuk untuk membatasi busur. Setelah itu, busur didinginkan oleh saluran busur, strip logam yang terisolasi.

Defleksi strip bimetal melepaskan kait membuat MCB mati dengan cara memutus arus dalam rangkaian. Hal ini membantu melindungi peralatan maupun perangkat dari arus berlebih. Supaya bisa mengalirkan arus kembali, MCB dinyalakan secara manual. Dalam kasus hubungan pendek, dapat naik secara tiba-tiba yang mengakibatkan perpindahan elektromagnetik dari plunger yang terkait dengan solenoid. Plunger menyentuh tuas trip mengaktifkan mekanisme pelepasan kait. Alhasil MCB pun terbuka.

Jasa Instalasi Listrik

Setelah kamu mengetahui tentang MCB saatnya kamu mulai menggunakanya dirumahmu sebagai pengaman arus listrik. Kami siap untuk membantu dengan senang hati. Tim Sagara Inten Property adalah jasa kontraktor bangunan terpecaya yang siap untuk melayani pembangunan skala besar atau partai dalam membangun, merenovasi, bangunan milik kamu sekarang juga. Situs resmi kami : https://sagaraproperty.com/ solusi kebutuhan bangunan kamu.

 

Deden Juliandi

I'm a SEO Enthusiast

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *